Mikrometer sekrup atau micrometer screw gauge merupakan alat ukur yang sering digunakan untuk mengukur suatu benda di bidang teknik, industri, dan laboratorium. alat ini sangat membantu untuk mengetahui ukuran suatu benda dengan presisi. Pengukuran meliputi benda- benda dengan panjang, lebar atau diameter kurang dari 1 meter.
Pengukuran dengan benda umumnya menggunakan penggaris, apabila mengetahui secara singkat. Namun pengukuran benda kecil dengan presisi menggunakan jangka sorong atau mikrometer sekrup. Mikrometer memiliki keunggulan 10 kali lipat lebih presisi dari pada jangka sorong. Tidak heran alat ini sangat penting untuk pengukuran yang sifatnya detail dan dipakai untuk menentukan hasil yang presisi.
Pengertian Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang, lebar dan diameter suatu benda dengan ketelitian maksimal 0,01 mm. Alat ini memiliki variasi ukuran yang terkecil sampai terbesar. Variasi mikrometer antara lain dari yang terkecil mengukur 0 - 25 mm, tipe 25 - 50 mm, dan terbesar tipe 50 - 75 mm.
Mekanisme atau cara kerja alat ini seperti baut dan mur, ada bagian di putar dan bagian yang diam. Bagian diputar inilah yang nantinya akan menyesuaikan skala panjang, lebar, atau diameter suatu benda yang diukur.
Fungsi Mikrometer Sekrup
Mikrometer berfungsi mengukur panjang, lebar, tinggi dan diameter benda yang tidak dapat diukur dengan presisi menggunakan jangka sorong dan penggaris. Untuk mengetahui hasil dari pengukuran yang lebih akurat atau presisi maka mikrometer sekrup solusinya. Dunia industri mikrometer sangat berguna untuk menentukan dimensi panjang, lebar, tinggi, dan diameter untuk barang produksi.
Bagian - Bagian Mikrometer Sekrup
1. Anvil (Poros Tetap)
Poros yang tidak bergerak atau tetap, sebagai sudut yang ditekan. Untuk mengukur benda maka benda kerja di tempelkan di poros tetap lalu memutar poros geser (Spindel).
2. Spindel (Poros Geser)
Poros yang bergerak, sebagai bagian yang mengikuti bentuk panjang atau lebar benda kerja dan ketika sudah pas spindel akan menahan atau menjapitnya.
3. Lock Nut (Pengunci)
Bagian komponen yang berfungsi untuk mengunci poros geser, agar hasil pengukuran tidak bergeser.
4. Sleeve
Komponen yang berbentuk lingkaran tempat skala utama
5. Thimble
Komponen yang digerakan oleh tangan pengguna untuk menggeser.
6. Ratchet
Komponen yang dapat membantu menggerakan poros geser (Spindel) untuk menambah akurasi.
Baca Juga : Jangka Sorong Fungsi, Bagian, Cara Menggunakan, Jenis dan Cara Menghitung
Jenis - Jenis Mikrometer
1. Mikrometer Manual
Mikrometer manual dalam membaca hasil pengukuran dengan manual yaitu skala utama + skala nonius. Berbeda dengan mikrometer digital, hasilnya langsung tertera pada layar. Perlu ketelitian dalam membaca garis pada skala utama dan skala nonius.
2. Mikometer Sekrup Digital
Mikrometer digital merupakan alat pengukuran menggunakan layar digital yang menempel pada rahang tetap. Pada layar tersebut tertera hasil akhir pengukuran, namun jika anda kurang puas bisa melihat pada skala utama dan nonius dengan menghitung manual.
3. Mikrometer Luar

Mikrometer luar adalah jenis mikrometer yang digunakan untuk mengukur diameter luar, ketebalan buku, ketebalan suatu benda. alat ini sering digunakan untuk mengukur benda yang bersifat lebar diamater benda, ketebalan atau panjang.
4. Mikrometer Kedalaman
Mikrometer kedalaman adalah jenis mikrometer yang digunakan untuk mengukur kedalam benda. Jika dilihat dengan spesifik, bagian spindel akan naik atau turun sesuai dengan kedalaman suatu benda.
5. Mikrometer Dalam
Mikrometer kedalaman adalah jenis mikrometer yang digunakan mengukur diameter suatu lubang. Alat ini mengukur diameter bagian dalam contoh lebar diamater silinder blok.
Tutorial Vidio : Cara Membaca Mikrometer Dengan Mudah
Cara menggunakan Mikrometer Sekrup
1. Benda yang ingin diukur diletakan dan ditempelkan di poros tetap (Anvil)
2. Lalu, putarlah Thimble hingga poros geser bergerak menjepit benda yang ingin diukur hingga rapat
3. Bagian ratchet diputar secara perlahan berdasarkan arah pemutaran thimble tadi agar hasil pengukuran lebih presisi.
4. Setelah sudah rapat dalam menjepit banda maka putar pengunci (Luck Nut) agar hasil pengukuran tidak bergeser lagi. Lalu dapat dibaca berapa hasil pengukuran di Skala Utama dan Skala Nonius.
Cara membaca skala utama dan skala nonius pada mikormeter sekrup
Skala utama terdapat pada sleeve dan skala nonius pada thimble.
Contoh Soal 1.

Jawab :
Skala utama = 6 mm
Skala nonius = 0,25 mm
Maka, hasil pengukuran = Skala utama + skala nonius = 6,25 mm
Soal 2.
Jawab :
Skala utama = 6 mm
Skala nonius = 0,16 mm
Maka, hasil pengukuran = Skala utama + skala nonius = 6,16 mm






