Top News

Fuel Pressure Gauge : Pengertian, Fungsi Dan Cara Menggunakan

Fuel Pressure Gauge Tekanan Bahan Bakar

    Fuel pressure gauge/Fuel pressure tester adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan bahan bakar. Pengertiannya Fuel = bahan bakar, pressure = tekanan. Satuan alat ukur tekanan ini berupa psi (pound per square inch) dan bar. Kalau Pressure Gauge adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan fluida (gas atau liquid) dalam tabung tertutup. Satuannya berupa psi, psf (pound per square foot), mmHg (millimeter of mercury), inHg (inch of mercury) , bar, atm (Atmosphere), pascal.

    Fuel pressure gauge bisa digunakan untuk kendaraan motor maupun mobil. Kalau mobil diesel biasanya berbeda dengan fuel pressure gauge berbahan bakar bensin. Fungsi fuel pressure gauge adalah untuk mengetahui berapa besar tekanan bahan bakar yang di tekan oleh pompa bahan bakar. Jika dibawah standar maka akan menganggu kinerja injektor dan besar kemungkinan terjadi kerusakan pada pompa bahan bakar.

Pada sepeda motor injeksi, tekanan bahan bakarnya yaitu 

1. Pompa tidak aktif yaitu 2,5kg/cm2.

2. Mesin menyala yaitu 3kg/cm2, atau 43psi, atau 294 kpa. 

Cara menggunakan Fuel pressure gauge/ Fuel pressure tester

Gambar Fuel Pressure Gauge

Fuel Pressure Gauge

1. Pastikan kunci kontak posisi off

2. Lepaskan selang pada pompa bahan bakar dengan hati-hati karena masih ada bahan bakar yg berada di selang dan kemungkinan terjadi muncrat ketika dibuka. Selanjutnya pasang seperti gambar diatas kepala pengunci fuel pressure gauge dipasang ke bagian ke pompa bahan bakar. 

3. Selanjutnya pasang selang bahan bakar dengan selang fuel pressure gauge.

4. Lalu pemeriksaan dibagi menjadi 4, yaitu :

  • Pemeriksaan tekanan statis

    Pada saat kunci kontak on, maka jarum fuel pressure gauge harus cepat menuju angkat standar yaitu 3kg/cm2 atau 43psi ( tidak boleh lambat sekalipun) jika lambat pompa bermasalah. Lalu ketika fuel pompa off turun menjadi 2,5kg/cm2. Selanjutnya off kan kunci kontak, standarnya ketika kunci kontak di off kan jarum harus turun secara perlahan jika turun cepat maka pompa terjadi permasalahanpermasalahan. Bisa disebabkan oleh : tekanan pompa lemah, suplai daya yang masuk ke pompa lemah.

  • Pemeriksaan tekanan idle 

    On kan kembali kunci kontak dan hidupkan mesin. Normalnya jarum menunjukan pada 3kg/cm2 dan bergetar sedikit tidak terlalu terguncang. jika tidak dipastikan pompa mengalami masalah. Bisa disebabkan : tekanan pompa lemah, suplai daya yang masuk ke pompa lemah, filter bahan bakar kotor.

  • Pemeriksaan tekanan rpm tinggi

    Pemeriksaan ini sepeda motor perlu di gas hingga 7000-8000rpm. Jika jarum menunjukan pada 3kg/cm2 maka normal jika tidak maka pompa bermasalah.

  • Pemeriksaan tekanan volume
  • Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara melepaskan selang ke injektor lalu masukan kedalam gelas ukur untuk mengukur volume bahan bakar yang keluar. Standartnya volume 40-50cc per 5 detik.

Baca Juga : Cara Menggunakan Tyre Pressure Gauge

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama