Tekanan ban merupakan hal yang penting untuk di cek saat kita ingin berkendara. Tekanan ban yang pas dan sesuai standar merupakan faktor penting untuk kenyamanan berkendara dan keselamatan. Jika terlalu keras pada bagian ban depan maka terasa tidak nyaman karena pada saat digunakan pasti shock depan kita merespon dengan hentakan tidak nyaman atau bisa oleng apalagi pada saat melewati jalan berlubang. Untuk ban belakang jika terlalu keras atau kurang angin maka ketika di tempa oleh beban pada saat bergoncengan maka terasa ada yang terhambat.
Tyre pressure gauge adalah alat ukur pneumatic untuk mengukur tekanan angin ban. Alat ini berfungsi untuk mengukur tekanan ban dengan satuan psi/bar.
Alat ini meghubungkan selang dari kompresor menuju pentil ban dengan melalui pengukuran terlebih dahulu agar pada saat memompa terukur. Pengukuran tekanan udara dalam ban nantinya berfungsi membantu pemilik kendaraan untuk menentukan ban perlu ditambah udara atau justru harus dikurangi karena kelebihan tekanan udara.
Tipe - tipe Tyre Pressure Gauge
Tyre Pressure Gauge memiliki tipe berdasarkan fungisnya :
1. Tipe menjadi satu dengan pompa ban.

Tipe ini biasanya digunakan untuk mengisi agin pada ban menggunakan udara kompresor. Jadi komponennya lengkap mulai selang menuju pentil, pressure gauge, penembak angin, dan pengunci selang kompresor.
2. Tipe terpisah dengan pompa ban.
Tipe ini biasanya praktis dibawa karena fungsinya hanya untuk mengukur tekanan ban saja tidak mengisi angin.
Komponen selang langsung menuju pentil ban. Jika kelebihan tekanan bisa dikurangi dengan menekan push.
Tyre Pressure Gauge memiliki tipe berdasarkan cara kerja :
1. Tyre Pressure Gauge Tipe Manual
Tipe manual
Tipe manual dalam pembacaan hasil tekanan udara menggunakan batang yang akan timbul pada bagian bawah ketika alat ini di pasang ke pentil ban.
Ketika pengukuran akan menujukan bagian sisi satuan psi dan bar. Alat ini berbentuk pensil, sangat ramping untuk dibawa kemanapun.
2. Tyre Pressure Gauge Tipe Analog
Tipe analog
Tipe analog dalam hasil pengukuran besarnya tekanan udara di tentukan oleh gerakan jarum. Tipe ini lebih akurat dari pada tipe manual. Satuan psi/bar ditandai dengan warna merah atau hitam.
3. Tyre Pessure Gauge Tipe Diigital
Tipe ini sangat mudah digunakan dalam pembacaan hasil tekanan ban, langsung tertera pada layar digital. Tipe ini memiliki tombol on/off untuk memastikan baterai tidak cepat habis.
Cara menggunakan pressure gauge :

1. Pastikan anda sudah tau tekanan standar ban depan dan ban belakang
2. Tekan pada tuas pressure gauge sesuai gambar diatas sesuai tekanan angin spesifikasi motor. Perhatikan Jarum menunjukkan angka berapa indikator merah merupakan satuan psi atau bar.

3. Jika tekanan berlebihan maka dikurangi dengan tekan tombol bundar seperti gambar dibawah ini dan sesuaikan ukurannya.
Tekanan ban yang benar untuk sepeda motor baik motor sport, motor matic, atau motor bebek. Sebenarnya di stiker pada motor sudah tertera berapa tekanan angin yang pas untuk ban depan maupun belakang.
Tutorial Vidio : Cara Menggunakan Tyre Pressure Gauge
Standar Tekanan Ban Motor
1. Motor Matic
- Depan 29 psi (sendirian atau berboncengan)
- Belakang 33 psi (sendirian), sedangkan 36 psi (berboncengan)
2. Motor Bebek
- Depan 29 psi (sendirian) dan 30 psi (berboncengan)
- Belakang 31psi (sendirian) dan 33 psi (berboncengan)
3. Motor Sport
- Depan 32 psi (sendirian) dan 34 psi (berboncengan)
- Belakang 39 psi (sendirian) dan 41 psi (berboncengan)


.jpeg)

.jpeg)
