Pengertian Multimeter
Multimeter/Avometer adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur tegangan DC (Direct Current), Tegangan AC (Alternating Current), nilai resistensi (tahanan), Arus DC, dan Arus AC. Multimeter merupakan alat ukur untuk mengukur komponen kelistrikan. Familiar nama multimeter/multitester di kalangan umum yaitu avometer Singkatan dari A = ampere, V = volt, O = ohm.
Ampere adalah kuat arus dilambangkan A. Kuat arus merupakan besaran fisika yang mengukur banyaknya muatan listrik kondutor yang mengalir pada suatu benda pada waktu tertentu.
Tegangan adalah komponen menggerakan muatan listrik. Beda potensial pada ujung penghantar atau tegangan listrik. Tegangan di lambangkan simbol V. Tegangan dibagi menjadi 2 yaitu tegangan ac (alternating current) dan dc (direct current).
Hambatan/Ohm adalah satuan standar internasional (SI) dari impedansi listrik. Ohm pada avometer memiliki kegunaan utama untuk mengukur besarnya tahanan/hambatan.
Bagian - Bagian Multimeter/Avometer
1. Skala
Skala merupakan bagian multimeter untuk mengetahui berapa hasil pengukuran. Skala pengukuran terdapat nilai hasil pembacaan untuk masing-masing pengukuran contohnya selektor diarahkan ke DCV 50 maka di papan skala wajib melihat pada 0-50 DCV.
2. Jarum Penunjuk Meter
Adalah Jarum yang menunjukan hasil pada skala pengukuran
3. Test Lead -
Adalah kabel probe berwarna hitam. Jika pada saat mengukur maka test lead - (berwarna hitam) diarahkan ke terminal negatif benda yang ingin diukur.
4. Test Lead +
Adalah kabel probe berwarna merah. Jika pada saat mengukur maka test lead + (berwarna merah) diarahkan ke terminal positif benda yang ingin diukur.
5. Selektor
Adalah bagian multimeter yang berfungsi sebagai pemilih berbagai macam pengukuran sesuai yang dibutuhkan.
6. Zero OHM Adjusting Kutub
Adalah tombol pengatur/kalibrasi jarum penunjuk meter ke posisi 0 pada saat multimeter digunakan untuk mengukur tahanan (ohm). Hal ini wajib dilakukan untuk kalibrasi ketika selektor diposisikan ke tingkatan ohm.
Multimeter dibagi menjadi dua jenis yaitu multimeter analog dan multimeter digital.
Multimeter Digital
Multimeter ini untuk hasil pembacaan pada layar digital. Tipe lebih mudah digunakan karena pada saat mengukur langsung keluar hasilnya tertera. Pengukuran lebih cepat karena hasil langsung tampil berbeda dengan analog/manual harus bisa membaca dengan benar.
Multimeter Analog
Multimeter ini hasil pembacaan menghitung sendiri sesuai jarum menunjukan ke skala berapa. Sebelum digunakan, avometer analog wajib untuk di kalibrasi. Kalibrasi yaitu memposisikan jarum ke angka 0 agar pada saat pengukuran akurat dengan mulai dari 0.



